Breaking News
Loading...

Recent Post

Showing posts with label Sulawesi. Show all posts
Showing posts with label Sulawesi. Show all posts
Wednesday, 2 April 2014
Pulau Wangi-Wangi: Pintu Surga Laut Wakato

Pulau Wangi-Wangi: Pintu Surga Laut Wakato

Ulasan Umum

Keindahan yang Mencengangkan (sumber: www.kaskus.co.id)

Pulau Terlihat dari Atas (sumber: www.pecintaalam.net)
Pulau Wangi-Wangi adalah salah satu pulau di Sulawesi Tenggara yang memiliki keindahan laut yang menakjubkan. Pulau Wangi-Wangi mempersembahkan keindahan perairan yang sudah tidak diragukan lagi sebagai salah satu destinasi wisata yang paling indah di dunia. Pulau Wangi-Wangi adalah pintu gerbang dari Taman Laut Wakatobi yang menyimpan kekayaan alam bawah laut yang memesona. Di perairan Pulau Wangi-Wangi terdapat beberapa titik menyelam terbaik di Indonesia.

Taman Laut Wakatoni menyimpan beragam biota laut yang mengagumkan seperti berbagai jenis ikan, penyu, rumput laut, plankton, dan berbagai bentuk terumbu karang. Bagi Anda yang senang mengarungi lautan, jangan sungkan untuk meminta untuk ikut berlayar bersana kapal nelayan dan mengalami serunya memanen rumput laut serta menyaksikan langsung biota-biota laut dari atas kapal.

Pulau Wangi-wangi  tidak hanya menyajikan keindahan laut, namun juga keramahan dari Suku Bajo, suku yang menetap di Pulau Wangi-wangi. Hal tersebut lah yang menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat yang harus Anda kunjungi di Indonesia.




Tips

Waktu yang paling tepat untuk Anda berlibur ke Pulau Wangi-Wangi adalah di bulan April sampai Juni atau Oktober sampai Desember, karena cuaca saat bulan tersebut cukup bersahabat.

Akomodasi

Sebagai pusat administrasi Kabupaten Wakatobi, Pulau Wangi-Wangi memiiliki banyak fasilitis bagi para wisatawan. Terdapat beragam pilihan hotel, resort, dan penginapan di rumah warga. Harga penginapan rumah warga berkisar antara Rp. 50.000,00 – Rp. 150.000,00 per malam, sedangkan untuk resort biayanya antara Rp. 500.000,00 – Rp. 2.000.000,00 per malam.

Transportasi

Anda bisa memesan tiket penerbangan dari Jakarta menuju Kendari. Selanjutnya, dari Kendari menuju Pulau Wangi-Wangi, Anda bisa naik kapal di Pelabuhan Kendari yang beroperasi tiga kali seminggu, dengan lama waktu perjalanan sekitar 10 jam.




Kuliner

Makanan khas daerah wisata bahari tentu tidak jauh dari hasil laut. Salah satu makanan terkenal di Pulau Wangi-Wangi adalah kerang lunak (buli-buli) yang ditumis dengan campuran terasi dan bawang goreng. Anda juga bisa menikmati perangi, yaitu ikan yang disajikan seperti sushi dari Jepang dan diolah dengan rendaman air jeruk nipis selama 15 menit lalu disajikan mentah.  Jangan lewatkan juga sup ikan Parende yang rasanya sangat menyegarkan.

Kegiatan

Selain berkegiatan menyelam dan snorkeling menikmati berwisata bahari di Taman Laut Wakatobi, Anda juga bisa mengunjungi Kampung Mola yang merupakan salah satu perkampungan nelayan suku Bajo di Wakatobi. Rumah masyarakat di kampung ini sangat unik, dimana mereka menjadikan kolong rumah mereka untuk beternak ikan. (IMS)   
Saturday, 22 March 2014
Pulau Poya Lisa: Surga yang Terasing

Pulau Poya Lisa: Surga yang Terasing

Ulasan Umum

Terletak di dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean di Sulawesi Tengah, Pulau Poya Lisa adalah salau satu pulau terpencil yang dapat menyajikan eksklusivitas bagi liburan Anda. Anda akan merasakan sensasi liburan di pulau pribadi nan eksotis yang jauh dari keramaian kota. Pulau ini luasnya hanya 5 hektar, namun kekayaan alamnya sungguh menakjubkan. Indahnya biru laut menyapu hamparan pasir putih di sepanjang pantai akan memesona Anda. Anda juga bisa menikmati keberagaman terumbu karangnya dengan snorkeling. Pulau ini selalu memberikan kesan yang menyenangkan kepada para wisatawan yang mengunjunginya, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Wisatawan mancanegara menamakan pulau ini the hidden paradise, atau surga yang tersembunyi. Tidak hanya itu, Anda akan mendapatkan layanan terbaik dari pengelola cottage. Kehangatan dan keramahan pihak pengelola cottage akan melayani berbagai kebutuhan primer Anda, mulai dari makanan yang memanjakan lidah, air bersih, serta laundry. Di sana juga disediakan pelayanan berkeliling pulau dengan perahu.



Akomodasi

Di Pulau Poya Lisa, berdiri 4 buah cottage yang terbuat dari bahan kayu atau bilah papan. Dengan tarif per malamnya sekitar Rp150.000,00, Anda akan menginap di cottage yang dilengkapi dengan kasur, kelambu, cermin, meja yang selalu terjaga kebersihannya. Setiap cottage memiliki teras kayu yang menghadap ke laut yang menyajikan pemandangan indah di setiap saatnya. Biaya penginapan tersebut sudah termasuk biaya makan untuk tiga kali sehari. Makanan yang disajikan di pulau ini dikenal bervariasi, lezat, dan nikmat.
Meskipun Pulau Poya Lisa tidak memiliki sumber air tawar, namun pihak pengelola akan selalu memastikan ketersediaan air tawar untuk Anda. Mereka menjaga ketersediaan air dengan cara mengambil suplai air tawar dari pulau-pulau tetangga, seperti dari Pulau Bomba.
Jika Anda ingin berkeliling pulau, pihak pengelola menyediakan perahu sewaan lengkap dengan pemandunya yang ramah.

Tips

Anda sebaiknya menyiapkan voicemail di ponsel Anda karena di Pulau Poya Lisa tidak tersedia sinyal ponsel. Hal ini sangat wajar karena memamg pulau ini adalah pulau yang terpencil yang menawarkan keterasingannya. Tanpa dering ponsel, Anda akan menikmati indahnya liburan Anda dengan sempurna.
Berlibur ke pulau ini, akan lebih mengasyikkan apabila Anda datang bersama beberapa teman. Tidak hanya menyenangkan, tetapi juga akan meringankan biaya liburan Anda, misalnya untuk biaya sewa perahu atau speed boat yang bisa Anda bagi.

Transportasi

Dibutuhkan waktu kira-kira 30 menit perjalanan dengan menggunakan speed boat untuk mencapai Pulau Bomba dari Kota Ampana, ibu kota Kabupaten Tojo Una Una. Dengan kapasitas rata-rata sepuluh orang, speed boat dapat disewa dengan biaya sebesar 1 juta rupiah untuk sekali jalan. Selain speed boat, juga terdapat kapal kecil yang akan mengantarkan Anda ke Bomba dalam kurun waktu 2 jam. Tarif untuk kapal kecil tersebut adalah sekitar Rp20.000,00 per orang, dan kapal kecil ini beroperasi sekali dua hari., Anda akan mencapai Pulau Poya Lisa dalam waktu 10 menit lamanya dari Pulau Bomba.
Indah dan bersihnya Poya Lisa (sumber: content.rajakamar.com)

Rumah asli penduduk yang menjadi sentuhan tradisional (sumber: content.rajakamar.com)

Kegiatan

Selain snorkeling untuk menikmati alam bawah laut, Anda juga dapat memancing untuk relaksasi dan menghapus penat anda. Kegiatan memancing dapat Anda lakukan sambil berlayar di perahu. Anda tidah hanya akan mengelilingi satu Pulau Poya Lisa saja, namun juga pulau-pulau yang tersebar di kawasan ini. Di pulau-pulau tak bertuan tersebut, Anda bisa menemukan gua kelelawar ataupun menyaksikan langsung rimbunnya hutan mangrove. Selain itu, terdapat juga Gunung Colo, sebuah gunung apo yang masih aktif di Pulau Una-Una. (IMS)
Selayar: Surga Tropis Nan Terpencil

Selayar: Surga Tropis Nan Terpencil

Ulasan Umum

Selayar merupakan sebuah pulau sepanjang 80 kilometer yang terletak di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Pulau ini memiliki keindahan alam yang begitu indah dengan mempersembahkan keelokan pantai dan laut yang mempesona. Kota terbesar di Pulau Selayar adalah Kota  Bentang, kota yang merupakan pusat kegiatan budaya, seni, dan hiburan. Terdapat dua jenis wisata yang paling menonjol dan dikembangkan di Pulau Selayar, yaitu wisata bahari dan wisata sejarah. Mungkin Anda sudah pernah mendengar tentang Taman Nasional Taka Bonerate yang diberitakan memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Taka Bonerate memiliki potensi yang sangat bagus untuk dinikmati para pencinta alam bawah laut wisata melalui kegiatan diving dan snorkeling. Untuk wisata sejarah, di Selayar terdapat peninggalan sejarah berupa beragam artefak, porselen China dan porselen Sawankholok (Thailand), serta gendang terbesar di dunia yang sudah berusia sekitar 2.000 tahun yang disebut Gendang Dongson.



Asri dan Nyaman (sumber: javabackpacker.blogspot.com)

Pantai yang bersih (sumber: javabackpacker.blogspot.com)

Akomodasi

Dengan berbagai objek wisata yang dapat Anda temukan di Selayar, pulai ini menyediakan berbagai fasilitas seperti restoran, penginapan dekat pantai, serta jasa pemandu wisata atau mengatur rencana wisata Anda.

Transportasi

Untuk dapat mencapai Selayar, Anda dapat terbang dengan pesawat berukuran kecil yaitu pesawat SMAC dari Makasar menuju Selayar dengan memakan waktu perjalanan sekitar 40 menit. Penerbangan dari Makasar-Selayar tersebut tersedia hanya ada 3 kali seminggu yaitu setiap hari Selasa, Kamis dan Jumat. Alternatif perjananan lainnya adalah dengan menggunakan bus dari Makassar menuju Kota Tanjunng Bira, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kapal Ferry ke Selayar. Tersedia bus AC dari Makasar menuju Selayar yang biasanya berangkat pukul 9 pagi dan sampai sekitar jam 7.30 malam di Benteng, kota tersebar di Selayar.

Kuliner

Makanan khas Selayar adalah nasi santan, nasi yang dimasak menggunakan santan kelapa. Nasi santan ini bisa dijumpai di setiap sudut kota di Pulau Selayar. Makanan khas lainnya seperti ikan baronang yang diolah dengan cabai keriting, cabai rawit, garam, gula pasir dan asam berasal dari belimbing akan memuaskan selera Anda.

Kegiatan

Bagi Anda yang hobi berjalan kali, Anda dapat mencoba berjalan kaki di tepi pantai atau bagi Anda yang hobi menyelam, pantai dan laut di Selayar merupakan destinasi paling tepat bagi Anda. Selain itu, Anda juga bisa berwisata sejarah dengan mengunjungi Museum Tunggal dan Benteng Gantarang peninggalan sejarah. (IMS)
Jati Gentungan: Wisata Alam Kebanggaan Mamuju

Jati Gentungan: Wisata Alam Kebanggaan Mamuju

Ulasan Umum

Indahnya Jati Gentungan (sumber: 4shared.com)

Tempat Pemandian untuk Keluarga (sumber: 4shared.com)
Jati Gentungan adalah taman rekreasi pemandian yang berada di Desa Gentungan, Mamuju, Sulawesi Barat. Taman pemandian ini sangat spesial karena memadukan birunya air kolam renang dengan hamparan pemandangan pegunungan hijau yang menyejukkan mata. Berada di Jati Gentungan akan membuat Anda terbuai dengan keindahan dan keelokannya sehingga membuat Anda sejenak melupakan beban rutinitas Anda. Jati Gentungan bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi masa liburan bersama keluarga, karena Jati Gentungan menawarkan dua kolam pemandian yaitu untuk dewasa dan anak-anak. Di samping itu, bagi Anda yang gemar dan hobi memancing, di sini juga disediakan fasilitas kolam pancingan yang terletak di bagian luar arena kolam renang. Taman wisata pemandian ini juga dilengkapi fasiltas pendukung lainnya seperti tempat ibadah, tempat makan, galeri, WC umum dan tempat parkir. Keindahan objek wisata di Jati Gentungan ini dapat Anda nikmati dengan harga yang sangat murah yaitu hanya sebesar Rp. 10.000,00.



Akomodasi

Bagi Anda yang ingin menikmati suasana malam di kawasan Jati Gentungan, di sini tersedia fasilitas penginapan seperti villa, cottage, dan asrama yang bisa Anda sewa. Selain itu, terdapat juga berbagai hotel di kawasan Mamuju bagi Anda yang tidak ingin bermalam di kawasan Jati Gentungan.

Tips

Pastikan Anda membawa baju renang, handuk, dan pakaian ganti bagi Anda yang ingin berenang. Serta jangan lupa untuk membawa jaket, karena suhu udara di daerah penggunungan cukup rendah.

Transportasi

Jarak antara Kota Mamuju dan lokasi wisata alam Jati Gentungan dengan akses perjalanan darat relatif dekat, yaitu sekitar 20 km. Apabila Anda menggunakan sepeda motor atau mobil, diperlukan waktu sekitar 15-20 menit untuk sampai ke lokasi wisata. Apabila Anda adalah wisatawan dari luar kota Mamuju, Anda dapat menggunakan jalur dari Kota Palu (Sulawesi Barat) menuju Mamuju dengan jarak sekitar 425 km. Apabila Anda dari kota Makassar (Sulawesi Selatan) menuju Mamuju, jaraknya adalah sekitar 446 km dengan lama perjalanan sekitar 12 jam. Apabila Anda menyukai perjalanan yang singkat, maka Anda dapat naik pesawat udara dengan rute Makassar-Mamuju, dengan lama perjalanan sekitar 1 jam.

Kegiatan

Ketika memilih wisata Jati Gentungan sebagai tempat liburan, terdapat beragam kegiatan yang bisa dilakukan, diantaranya berenang, memancing, dan menikmati pemandangan alam sambil bersantai dan menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. (IMS)
Friday, 14 March 2014
Rantepau, Gerbangnya Tanah Toraja

Rantepau, Gerbangnya Tanah Toraja

Bangunan rumah yang masih kental tradisi (sumber: weltrekordreise.ch)

Ulasan Umum

Bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke Tanah Toraja, Rantepao adalah tempat persinggahan yang nyaman dan bersahabat. Ibu Kota dari Kabupaten Toraja Utara ini memiliki daya tariknya tersendiri yang bisa dinikmati oleh para pendatang. Nuansa tradisional di kota ini pun masih kental, ditambah dengan lingkungan asri dan hijau. Kota Rantepau sering disebut sebagai kota hujan karena memang hujan sering mengguyur kota ini, sehingga menjadi sumber yang baik untuk penghidupan masyarakatnya.


Akomodasi

Sebagai pusat pariwisata dan pintu gerbang ke Tanah Toraja, tersedia banyak opsi penginapan yang nyaman, mulai dari yang harganya tinggi hingga rendah sekalipun.

Tips

Anda pun dapat membawa beberapa buah tangan dari kota ini berupa karya tradisional buatan masyarakat lokal. Beberapa contohnya adalah topeng, ukiran, benda tajam atau golok, patung kayu, kain tenun, juga miniatur rumah adat. Jangan lupa pula membeli kopi berjenis arabika dan robusta khas Toraja yang bisa diperoleh di area Pasar Bolu. Pasar Bolu adalah ini merupakan pasar yang harus dikunjungi dalam persinggahan Anda ke Rantepau, karena memang ada banyak hal menarik yang bisa Anda temui di pasar ini.



Transportasi

Untuk mencapai Rantepau, tersedia pesawat sebagai alat transportasi dari Bandara Hasanuddin Makassar ke Bandara Pongtiku Tana Toraja, dengan penerbangan yang memakan waktu sekitar 2 jam. Pastikan penerbangan Anda kembali, karena penerbangan Makasar - Tana Toraja tidak dijadwalkan untuk ada setiap harinya.

Kuliner

Dalam kunjungan ke Rantepau, jangan lupa mencicipi beberapa kuliner khas yang akan memanjakan lidah Anda. Beberapa makanan yang menjadi andalan adalah Pantollo, Pa’Piong, dan Depa Tori. Pantollo merupakan daging babi yang dipotong-potong, kemudian diproses dengan bermacam bumbu mulai dari sereh, cabe, kluwek, dan cabai. Lalu, Pa’Piong merupakan makanan dari daging babi yang bercampur dengan daun mayana dan bermacam bumbu tambahan, yang kemudian dimasukkan ke ruas bambu untuk dibakar dalam proses pematangannya. Terakhir, Depa Tori merupakan makanan dari beras ketan dicampur gula merah dan rasanya amat gurih. (IMS)
Pa'Piong (sumber: portalsolata.blogspot.com)

Thursday, 13 March 2014
Kompleks Makam Raja-Raja Banggae dan Hadat Mandar Majene: Tempat Peristirahatan Terakhir Nenek Moyang Suku Mandar

Kompleks Makam Raja-Raja Banggae dan Hadat Mandar Majene: Tempat Peristirahatan Terakhir Nenek Moyang Suku Mandar

Ulasan Umum

Bisa dikatakan bahwa nenek moyang dari suku Mandar yang berada di daerah Kerajaan Banggae Majene pintar dalam memilih tempat untuk pemakaman para raja dan keluarga mereka. Pemakaman Kerajaan Raja Royal Banggae dan Hadat ini sudah berusia tua, dan terletak di daerah Bukit Ondongan yang secara strategis menghadap ke Teluk Majene. Lokasi dari tempat ini adalah di desa Pang Ali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.
Salah satu makam (sumber: yukpegi.com)

Taman makam (sumber: indonesia-travel.com)




Nenek moyang Kerajaan Banggae Majene kuno beristirahat terakhir di Bukit Ondongan ini. Beberapa cerita menyatakan bahwa pemilihan lokasi yang berada di atas bukit ini adalah dengan alasan agar nantinya para nenek moyang yang telah meninggal dari Kerajaan Banggae Majene akan mampu memberikan pengawasan bagi keturunan mereka yang berikutnya yang akan berada di sekitar area bawah bukit, hingga nanti mereka pergi jauh dan berlayar ke tempat lainnya sekalipun.

Kompleks pemakaman ini memuat sekitar 480 makam. Setiap makam ini dibuat dari bahan-bahan yang variatif, mulai dari batu tanah, batu lava, juga kayu. Makan ini pun kemudian diberikan hiasan dengan semacam simbol geometris, termasuk juga kaligrafi Arab dan simbol swastika. Variasi atas simbol ini menandakan misteri tersendiri yang hendaknya dipecahkan, menceritakan simbol Islam dan Hindu yang dahulunya kental di daerah ini. Untuk menjaga kelestarian tempat ini, Kompleks Makam Raja-Raja Banggae dan Hadat kini sudah didaftarkan sebagai bagian dari Cagar Budaya.

Penelitian menyatakan bahwa pemakaman ini didirikan sejak abad ke-16 dan ke-17, namun hingga sekarang masih belum diketahui siapa pemilik dari makam tersebut.

Akomodasi

Anda bisa memilih tempat untuk beristirahat di malam hari di sekitar Kabupaten Majene yang akan menyediakan beberapa tempat penginapan yang cukup nyaman.

Transportasi

Lokasi pemakaman raja-raja Banggae dan Hadat Mandar Majene ini terletak sekitar 2.5 km dari pusat Kota Majene. Anda bisa menuju ke sini dengan menempuh perjalanan dari Mamuju ke Majene melewati jalan antarkota dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam. (IMS)
Sunday, 9 March 2014
Teluk Tomini dan Pantai Olele: Pintu Gerbang ke Surga Bawah Laut

Teluk Tomini dan Pantai Olele: Pintu Gerbang ke Surga Bawah Laut

Keindahan bawah laut (sumber: travel-indonesia.com)

Pantai yang indah (sumber: goesholiday.com)

Ulasan Umum

Ada banyak hal yang membuat Gorontalo menjadi istimewa, salah satunya adalah tempat wisata Teluk Tomini dan Pantai Olele. Kedua tempat ini sering disebut sebagai pintu gerbang ke surga bawah laut. Walau tidak begitu hingar-bingar terdengar dibanding beberapa tempat wisata lainnya, tapi jangan salah, tempat ini menyimpan kekayaan yang akan membuat Anda terpukau.
Tak salah bila menyebut tempat ini sebagai surga yang tersembunyi di katulistiwa. Kekayaan bawah lautnya juga dilengkapi dengan keindahan alam, budaya, dan tidak lupa penduduknya yang ramah. Anda akan melihat gunung, bukit, dan garis pantai sebagai ciri utama dari Gorontalo, dan kesemuanya membuat pulau ini menjadi tempat yang tepat untuk melakukan wisata bahari.

Tips

Menyelam di Gorontalo berarti menyelam dalam kekayaan dan keanekaragaman hayati, termasuk menyaksikan karang dan terumbu yang unik. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan kesempatan untuk melihat lumba-lumba, karang raksasa, ikan gobi, karang Salvador Dali, ikan kupu-kupu, ikan kakatua, ikan katak, dan masih banyak yang lainnya.
Agar mendapatkan kesempatan menyelam terbaik, waktu berkunjung yang disarankan adalah sekitar November hingga April, namun bila Anda tertarik untuk menyaksikan lumba-lumba, Anda bisa datang sedikit lebih cepat, yakni dari Februari hingga April.




Transportasi

Bagaimana caranya sampai ke tempat ini? Anda bisa mencari penerbangan yang akan mengantar Anda ke Bandara Jallaludin sebagai gerbang masuk bagi pengunjung dengan layanan pesawat, dan daerahnya terletak sekitar 15 km dari kota Gorontalo. Namun, bila Anda berniat berkunjung dengan menggunakan jalur laut, Gorontalo memiliki 3 pelabuhan, Pelabuhan Anggrek, Pelabuhan Kwandang, dan Pelabuhan Lintas. Kemudian, Anda tinggal mencari jasa transportasi yang bisa mengantarkan Anda ke pusat wisata yang sudah memiliki nama cukup besar ini.
Anda hanya cukup menghabiskan waktu sekitar 15 menit dengan kendaraan dari Pantai Boalemo Indah untuk mengunjungi Bitlia Sea Garden yang indah.

Kegiatan

Banyak penggemar olahraga selam di dunia yang telah mengakui keindahan menakjubkan dari lokasi ini. Hal ini diindikasikan dengan cukup ramainya pengunjung yang datang sepanjang tahun. Ada titik yang disebut sebagai Bitilia Sea Garden, yang merupakan tempat menyelam dengan pemandangan luar biasa di bawah air. (IMS)

Saturday, 8 March 2014
Tana Toraja: Upacara Pemakaman Terunik di Dunia

Tana Toraja: Upacara Pemakaman Terunik di Dunia

Tana Toraja Situasi Tempat Wisata Cagar Budaya
Sumber: Worldwildlife.org

Tanah Toraja terletak di pulau Sulawesi, 300 km sebelah utara dari Makassar. Penduduknya beragama Kristen tapi kebanyakan masih mempraktekkan animisme, dan di atas itu semua, mereka sangat terkenal untuk upacara pemakaman mereka yang unik sekaligus membuat bulu kuduk bergidik. Setelah kematian seseorang , tubuh mereka disimpan hingga bertahun-tahun, sementara uang ditabung untuk membayar upacara pemakaman yang sebenarnya, yang dikenal sebagai tomate.

Festival tomate bisa berlangsung hingga seminggu , dipenuhi tarian ritual dan perkelahian kerbau, serta kerbau dan babi disembelih untuk mengangkut jiwa almarhum ke akhirat. Almarhum kemudian akhirnya dimakamkan dalam sebuah gua kecil, di dalam pohon berlubang, atau bahkan meninggalkan mereka di tebing.

Lokasi Pekuburan (source: peepindonesia.com)

Akomodasi

Di daerah ini Anda bisa menemukan beberapa hotel berbintang sebagai pilihan untuk tempat akomodasi yang sesuai. Daerah Tanah Toraja menyediakan hotel dengan pemandu lokal yang bisa membawa Anda ke tempat-tempat menarik di sekitar daerah ini. Meskipun mungkin agak mahal (sekitar 250.000 - 300.000 rupiah), namun panduan dapat memberikan banyak wawasan tentang praktek dan kebiasaan setempat.

Tips

Tana Toraja merupakan daerah pedesaan yang membudidayakan padi, kakao, kopi, dan cengkeh. Bila Anda berkunjung, jangan lupa menyeruput arabica coffee yang bereputasi tinggi. Bila Anda datang di sekitar musim panen, dari bulan Juni sampai September, Anda akan bisa menyaksikan anak-anak pulang dari sekolah, padi dipanen, dan sudah waktunya untuk "rambu solo" , upacara pemakaman kompleks nenek moyang.

Transportasi

Untuk berkunjung ke daerah ini, Anda bisa naik pesawat ke Bandara Hasanuddin di Makassar, lalu lanjut ke Tanah Toraja Salah satu maskapai biasanya terbang adalah Susi Air dari Makassar ke Tanah Toraja tiga kali seminggu.



Upacara Kematian (source: wikimedia.org)

Kegiatan

Anda bisa mengunjungi sebagian besar situs pemakaman dengan biaya masuk 20.000 rupiah. Anda akan langsung bisa melihat kumpulan pekuburan dimana terkadang jasad orang yang meninggal masih bisa dilihat rupanya dengan jelas. Inilah yang membuat daerah ini menarik, karena mereka berduka dengan caranya tersendiri.

Wisata Angker Ke Pemakaman Lemo di Toraja
Wisata Angker Ke Pemakaman Lemo di Toraja (Sumber Gambar: kfk.kompas.com)
Tempat Pemakaman Unik di Tana Toraja
Tempat Pemakaman Unik di Tana Toraja (Sumber Gambar:  foto.news.viva.co.id)
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2014 Jelajah Tempat Wisata All Right Reserved