Breaking News
Loading...

Recent Post

Showing posts with label Petualangan. Show all posts
Showing posts with label Petualangan. Show all posts
Sunday, 16 March 2014
Piramida Cartenz: Salju Abadi di Khatulistiwa

Piramida Cartenz: Salju Abadi di Khatulistiwa

Ulasan Umum

Puncak Jayawijaya, salah satu dari 7 gunung tertinggi di dunia, sering dikenal dengan nama Piramida Carstensz. Dengan ketinggiannya 4.844 meter di atas permukaan laut, Piramida Cartenz telah menarik minat dari banyak petualang untuk dapat menaklukannya. Uniknya, Piramida Cartenz merupakan sebuah fenomena alam yang sangat jarang terjadi, yakni puncaknya yang tertutup dengan es dan salju yang biasanya tidak turun di sepanjang khatulistiwa. Walaupun beberapa kali mengalami penurunan gletser yang cukup signifikan, tapi salju abadi ini masih memiliki daya tariknya yang sangat mengagumkan.

Piramida Cartenz (sumber: kidnesia.com)




Bukan sembarang orang yang bisa melakukan pendakian ke gunung ini, tapi diperlukan teknik khusus dan memang hanya direkomendasikan bagi pendaki yang sudah berpengalaman. Ada tiga pendakain tersulit dari lima titik pendakian di gunung ini, sehingga Jayawijaya termasuk sebagai salah satu puncak yang paling sulit ditaklukan di dunia, setelah Andes dan Himalaya.

Tips

Karena trek yang tersedia hanya dibatasi untuk pendaki yang berpengalaman, maka pemula tidak disarankan untuk bisa berkunjung dan mencobanya pula. Dengan rute tradisional, biasanya pendaki memerlukan waktu 22 untuk bisa menaklukkan gunung sepenuhnya, dan masih tergantung pada situasi dan kondisinya. Pastikan Anda dalam keadaan sehat walafiat sebelum mencoba tantangan besar ini.



Transportasi

Untuk mencapai gunung ini, beberapa perusahaan melayani secara khusus bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan. Biasanya, pendaki berkumpul di Bali dan berangkat ke Timika, lalu ke Nabire yang merupakan kota terdekat dengan jalur awal rute pendakian.

Kegiatan

Cartenz Pyramid merupakan impian banyak pendaki gunung profesional. Untuk bisa sampai ke puncak Cartenz Pyramid, pendaki harus menggunakan tali untuk memanjat. Peralatan pendakian yang aman dan profesional pun disarankan di sini, sehingga Anda harus memastikan apa saja yang akan terpakai nantinya. Jalan yang ditempuh selama mendaki pun cukup sempit, dengan lebar hanya 2-3 meter saja, sehingga setiap pendaki harus benar-benar berhati-hati. Tingkat kesulitan yang tinggi membutuhkan pelatihan fisik yang cukup banyak sebelum keberangkatan, agar pendaki siap untuk menghadapi tantangan apapun nantinya. (IMS)

Jalur yang harus dilalui dengan tali (sumber: wiadomosci.czecho.pl)

Sunday, 9 March 2014
Danau Tolire, Danau Gaib di Ternate

Danau Tolire, Danau Gaib di Ternate

Ulasan Umum

Danau Tolire yang airnya hijau (sumber: detik.com)
Di Pulau Ternate, Maluku Utara, terdapat danau yang dianggap gaib oleh masyarakat sekitar, yakni Danau Tolire. Danau ini  berlokasi di selatan Gunung Gamalama dan memiliki dua danau, yakni Tolire Besar dan Tolire Kecil yang berjarak sekitar 200 meter satu sama lain. Masyarakat menyatakan bahwa volume air ini tidak pernah berubah, bahkan airnya hampir tak beriak. Spesialnya danau ini adalah di musim panas, warna danau berubah menjadi hijau pekat, dan ketika musim penghujan datang, warnanya menjadi coklat.

Danau Tolire Besar berbentuk loyang besar, yang dipercaya masyarakat berhubungan dengan Laut Ternate secara langsung.

Akomodasi

Danau Tolire tampak atas (sumber: flickr.com)
Untuk mengunjungi tempat ini, Anda bisa bermalam di ternate yang terbilang kota besar dengan beragam tempat penginapan yang bisa disesuaikan dengan kantong Anda.

Tips

Danau Tolire merupakan habitat berjenis burung dan ikan, namun warga tidak mau berburu di sekitar danau karena mereka yakin bahwa danau dijaga ileh buaya gaib raksasa. Dipercaya, buaya tersebut sesekali menunjukkan diri di tengah danau. Jadi, Anda pun hendaknya menghormati kepercayaan masyarakat setempat ini.

Transportasi

Danau ini hanya berjarak sekitar 10 menit dari Ternate, jadi Anda bisa menggunakan kendaraan ataupun motor sewaan untuk mencapai daerah ini.



Kuliner

Di Ternate, terdapat makanan khas disebut gohu ikan yang dibuat dari ikan tuna mentah, semacam sashimi dari Ternate. Makanan ini hanya akan ada pada saat musim ikan tuna, dan tidak dapat digantikan dengan ikan yang lain karena teksturnya yang berbeda akan menciptakan rasa yang berbeda pula daripada yang ditujukan oleh masyarakat sekitar biasanya. Selain itu, papeda juga patut dicoba, masakan dari sagu berstruktur seperti lem dan disantap dengan ikan kuah soru (ikan asar) yang diasap dengan sabut kelapa dan bercita rasa kaya.

Kegiatan

Anda dapat menikmati indahnya danau ini dan mendengar kisah orang sekitar mengenai danau yang tak kunjung habis ini. Jangan lupa abadikan dengan kamera, terutama saat burung-burung melintasi danau dan menciptakan pemandangan yang indah. (IMS)
Gua Batu Cermin: Batuan yang Bisa Memantulkan Cahaya

Gua Batu Cermin: Batuan yang Bisa Memantulkan Cahaya

Ulasan Umum

Sebelum masuk Gua (sumber: kidnesia.com)
Gua Batu Cermin terletak di Labuan Bajo di daerah yang berkontur dataran tinggi, dengan kekhasannya akan hutan, gua, dan aur terjun. Gua ini ditemukan oleh pastur yang juga merupakan arkeolog berkebangsaan Belanda di tahun 1951. Dari hasil penelitiannya dalam memeriksa gua tersebut lebih dalam, ia menyatakan bahwa dulunya Pulau Flores berada di bawah permukaan laut.

Batuan dalam gua ini bisa memantulkan cahaya, karena ia terbuat dari partikel garam yang terkandung di dalam gua dan terliaht berkilauan kala cahaya menimpa.

Tips

Di dalam gua yang sunyi (sumber: detourlombok.com)
Untuk bisa masuk ke tempat ini, Anda harus membayar tiket sebesar Rp. 10.000 juga dengan biaya guide yang nantinya akan diperlukan sebesar Rp. 20 ribu. Sekitar 10-15 menit dari tempat parkir, Anda akan melanjutkan perkalanan sekitar 300 meter untuk mencapai mulut goa. Medan jalan menuju mulut goa sangat mudah dilalui karena memang sudah dibuat untuk tujuan tempat wisata. Hanya saja, hati-hati bila Anda berkunjung di musim hujan, karena jalanannya akan lebih licin. Di sekitar perjalanan Anda ke tempat ini, Anda bisa melihat fauna seperti burung-burung khas timur, kera ekor panjang, juga babi hutan.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke gua ini adalah pagi menjelang siang atau pada saat matahari bersinar terik. Pada saat itulah Anda dapat merasakan sensasi gua ini dengan sinar matahari yang masuk melalui celah batuan dan memantul di batu dalam gua, sehingga menimbulkan cahayanya sendiri dan menyebabkan batuan mengkilap.




Transportasi

Jarak gua ini dari Labuan Bajo adalah sekitar 4 km, Anda bisa menghabiskan waktu 30 menit perjalanan untuk sampai ke gua ini dengan menggunakan mobil atau motor. Dengan ojek, Anda hanya perlu membayar Rp. 5.000.

Kuliner

Anda juga dapat menikmati sup ikan yang menggugah selera di Depot Budi Luhur yang berlokasi di Pasar Lama Labuan Bajo.

Kegiatan

Pemandangan dalam gua yang spesial ialah fosil hewan laut yang ditemukan oleh peneliti asal Belanda. Keberadaan fosil karang, bahkan penyu dan kura-kura, juga disertai dengan partikel garam yang ada di dinding gua. Anda akan masih bisa melihat dengan jelas penampakan ini hingga saat ini. Selain itu, terdapat batu putih panjang di dekat jatuhnya sinar matahari dan disebut Batu Bunda Maria oleh umat Kristiani setempat. (IMS)
Saturday, 8 March 2014
Taman Nasional Gunung Rinjani, Pesona Lombok

Taman Nasional Gunung Rinjani, Pesona Lombok

Plawangan Sembalun 2639 meter altitude of Mount Rinjani (source: http://trekkingrinjani.blogspot.com)

Gunung Rinjani merupakan gunung berapi aktif di Indonesia di Pulau Lombok. Secara administratif gunung ini berada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini memiliki tinggi 3.726 meter dan merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.

Di atas gunung berapi terdapat kaldera yang berukuran 6 hingga 8 km dan terisi oleh air kawah yang dikenal sebagai Segara Anak atau Anak Laut karena warna airnya yang biru. Suku Sasak dan Hindu orang menganggap danau dan gunung ini sebagai area suci dan melaksanakan beberapa kegiatan keagamaan di sini.

Keindahan alam Taman Nasional Gunung Rinjani
Keindahan alam Taman Nasional Gunung Rinjani (Sumber: lombok-giliislands.com)

Mount Rinjani Summit 3726 m (source: http://trekkingrinjani.blogspot.com)

Akomodasi

Ketika mengendarai mobil pribadi dari barat melalui pantai Senggigi, Anda akan menemukan desa Senaru, mengendarai mobil sekitar 2 jam dan menemukan beberapa hotel sederhana. Ada juga tempat-tempat akomodasi seperti rumah tamu di daerah desa Senaru, sehingga Anda bisa bermalam di sana untuk bersiap mendaki ke Taman Nasional Gunung Rinjani.

Tips

Mendaki gunung, berkemah dan menikmati panorama alam Lombok bisa Anda lakukan di sini. Dengan menikmati Danau Segara Anak, Sebau, dan Gunung Baru Jari sekaligus. Fenomena alam yang indah, sumber air panas, mandi, mengamati binatang hutan adalah kegiatan yang disarankan untuk Anda. Di Maulud, Danau Segara Anak sering digunakan sebagai atraksi budaya Pakelem (memandikan keris). Untuk mendapatkan waktu terbaik mengunjungi tempat ini, Anda bisa datang di bulan Juni, Juli, Agustus-Desember setiap tahunnya.

Transportasi

Ketika Anda melakukan perjalanan awal ke Gunung Rinjani, Anda akan berada di desa Pasugulan Timur Lombok, dari Mataram ke Pasugulan desa, mengemudi sekitar lebih 2  jam dan berangkat ke arah desa Sembalun Lawang desa menggunakan mobil sekitar 1 jam.



Kuliner

Di perjalanan, Anda juga bisa menikmati beberapa strawberry yang sengaja dibudidayakan, sehingga langsung bisa merasakan segarnya buah yang baru dipetik.

Kegiatan

Anda bisa mulai mendaki ke kamp untuk beristirahat untuk makan siang, melewati pos pertama hingga ketiga, dan kemudian menghabiskan malam di tenda-tenda berketinggian 1680 meter, sekaligus bersiap untuk puncak tertinggi di pagi harinya. Pastikan Anda sampai di puncak di pagi hari untuk melihat pemandangan matahari terbit yang mengagumkan! (IMS)

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2014 Jelajah Tempat Wisata All Right Reserved