Breaking News
Loading...

Recent Post

Showing posts with label Cagar Alam. Show all posts
Showing posts with label Cagar Alam. Show all posts
Sunday, 9 March 2014
Situs Purbakala Patiayam: Menyaksikan Fosil dari Dekat

Situs Purbakala Patiayam: Menyaksikan Fosil dari Dekat


Salah satu fosil berusia lebih satu juta tahun (sumber: travel.detik.com)
Ekskavasi fosil (sumber: ekskavasijawa.com)




Ulasan Umum

Situs Purbakala Patiayam merupakan situs purba yang berada di Pegunungan Patiayam, Dukuh Patiayam, Kabupaten Kudus. Tempat ini kaya dengan fosil yang ditemukan selama masa perkembangan daerah, dengan total sekitar 1.500 fosil yang telah disimpan di rumah-rumah penduduk sekitar. Tempat ini ialah bagian Gunung Muria dengan luas 2.902 hektar.

Dari banyak situs yang juga menyediakan Anda kesempatan untuk melihat fosil dari dekat, Patiayam memiliki keunggulannya tersendiri. Di sini, fosilnya utuh karena penimbunan abu vulkanik halus dan pembentukan fosil yang terus berlangsung baik. Selain itu, di sekitar situs juga tidak terhadap sungai besar yang tidak mengancam fosil untuk berpindah lokasi.

Akomodasi

Tempat ini meliputi Kudus dan beberapa kecamatan di Pati, dan ketika Anda berkunjung ke tempat ini, akan terdapat makam dan Masjid Sunan Muria, motel, air terjun, penginapan, warung makan, dan villa sebagai opsi akomodasi yang bisa Anda pilih.

Transportasi

Lokasi dari Situs Purbakala Patiayam ini adalah sekitar 500 meter dari Jalan Raya Kudus-Pati. Anda bisa mengunjungi dengan mobil pribadi atau dengan bantuan transportasi yang tersedia di sekitar. Pintu masuk ke daerah ini ditandai dengan adanya gapura yang berbentuk gading gajah.

Kegiatan

Jika Anda ingin menyaksikan situs purbakala yang terlengkap, Situs Patiayam adalah jawabanya. Buktinya, di tempat ini telah ditemukan manusia purba (Homo erectus), fauna vertebrata, dan fauna invertabrata dalam bentuk yang cukup komplit. Selain itu, terdapat pula alat-alat batu yang digunakan manusia purba di sebuah lapisan tanah, dan diperkirakan umurnya minimal adalah satu juta tahun. Tempat ini sudah dinyatakan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah, jadi ini adalah tempat yang strategis untuk mengajarkan anak mengenai sejarah manusia dan membawa mereka langsung kepada fosil sehingga bisa melihat lebih dekat. Sejumlah fosil binatang purba juga ditemukan seperti kerbau, gajah, dan tulang lain. Namun, memang museum yang terdapat di sini masih sederhana, berlokasi di Desa Terban, Kudus, tidak jauh dari Dome Patiayam. Jumlah fosil yang terkumpul hingga saat ini ada sekitar 1.300 fosil berusia antara 700.000 - 1 juta tahun. (IMS)
Saturday, 8 March 2014
Hutan Monyet Ubud, Bali: Tempat Suci di Tengah Alam dan Penghuninya

Hutan Monyet Ubud, Bali: Tempat Suci di Tengah Alam dan Penghuninya

Hutan Monyet Kera di Ubud Bali
Hutan Monyet Kera di Ubud Bali
Hutan Monyet Ubud adalah cagar alam dan komplek candi di Bali. Nama lengkapnya seperti yang sering disebut orang lokal adalah Padangtegal Mandala Wisata Wanara. Menariknya, tempat ini dihuni oleh sekitar 605 monyet yang disebut Macaque (Macaca fascicularis), yakni monyet pemakan kepiting. Tempat ini adalah objek wisata populer di Ubud dan sering dikunjungi oleh lebih dari 10.000 wisatawan per bulan.

Anda dapat menikmati hutan dengan 115 jenis pohon di sini. Selain itu, terdapat candi dan kuil lain di dalamnya yang digunakan untuk upacara kremasi. Oleh karena itu, pengunjung tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal buruk di tempat suci ini. Untuk memasuki area, pengunjung harus membayar 10.000 rupiah bagi dewasa dan 5.000 rupiah untuk anak-anak.

Hutan Monyet Kera di Ubud Bali
Hutan Monyet Kera di Ubud Bali

Akomodasi

Cukup mudah mencari akomodasi di daerah sekitar tempat wisata ini, karena Ubud, Bali, merupakan salah satu pusat turis terbesar di pulau ini. Akomodasi tersedia dari yang murah hingga yang berbintang, sehingga Anda tak perlu repot untuk mencari tahu lebih lanjut. Reservasi beberapa hari sebelum kedatangan untuk memastikan Anda mendapatkan kamar.



Tips

Hutan ini telah dihuni oleh monyet dalam jumlah yang lebih besar saat ini, sehingga bila Anda berkunjung, hendaknya berhati-hati agar tidak mengalami insiden tertentu. Pengunjung memang akan melihat fenomena yang menarik dengan beberapa monyet yang obesitas sebagai bukti pasokan makanan hampir tak terbatas jumlah besar wisatawan yang masuk. Akan ada kejadian dimana turis digigit oleh monyet. Monyet-monyet  akan mendekati pengunjung dalam kelompok besar dan kemudian mengambil tas yang berisi makanan. Jika makanan yang diminta tidak diberikan cukup cepat, monyet akan menggigit. Hendaknya, Anda berhati-hati untuk menghindari hal ini agar jangan sampai terjadi nantinya.

Monyet (source: travelhighlighter.com)

Transportasi

Banyak cara yang dapat dilakukan agar Anda sampai ke Hutan Monyet Ubud, baik dengan naik bus, mobil, atau sepeda motor. Jangan lewatkan pula kesempatan untuk berjalan-jalan dan mengunjungi toko-toko seni di sekitar Hutan Monyet Ubud dan mencari buah tangan yang menarik untuk keluarga. (IMS)

Salah satu candi (source: travelhighlighter.com)

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2014 Jelajah Tempat Wisata All Right Reserved