Breaking News
Loading...

Recent Post

Showing posts with label Kalimantan Barat. Show all posts
Showing posts with label Kalimantan Barat. Show all posts
Thursday, 13 March 2014
Taman Nasional Gunung Palung, yang Terluas di Kalimantan

Taman Nasional Gunung Palung, yang Terluas di Kalimantan

Ulasan Umum

Memiliki luas sekitar 90.000 hektar, Taman Nasional Gunung Palung menjadi kantung nafas dunia yang cukup signifikan dan menjadi pusat kawasan pelestarian alam denagn keanekaragaman ekosistem yang memiliki nilai tinggi. Beriklim tropis dengan rata-rata curah hujannya sekitar 3.000 mm per tahun dan suhunya berkisar antara 25,5° - 35° C, dalam hutan ini terdapat beragam pusat kehidupan, dimulai dari hutan rawa, hutan pamah tropika, hutan mangrove, hutan rawa air tawar, rawa gambut, juga hutan pegunungan yang ditutupi kabut.
Turis mancanegara yang berkunjung ke Taman Nasional Gunung Palung (sumber: timlaman.com)

Terletak di kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, taman ini adalah yang terbaik di daerah Kalimantan, karena kebanyakan area di hutan ini merupakan bagian dari hutan primer yang belum tersentuh oleh kegiatan manusia, sehingga komunitas flora dan fauna liar pun cukup berkembang di sekitar 65% area ini. Salah satu tumbuhan yang cukup berharga dan unik di sini ialah anggrek hitam di sekitar Sungai Matan pada durasi Februari hingga April. Kenapa anggrek ini menarik? Bunganya memiliki corak hijau dengan beberapa bercak hitam di bagian tengah dan hanya mekar dalam durasi 5 hingga 6 hari saja.
Burung eksotis di taman nasional (sumber: worldtourismindonesia.blogspot.com)


Akomodasi

Memang tidak ada akomodasi khusus yang tersedia di sekitar tempat ini, namun bila Anda ingin berpetualang dan butuh tempat peristirahatan, maka tersedua pondok jaga, pos jaga, stasiun penelitian, dan menara pandang/pengamat yang bersedia menampung Anda untuk sementara.

Tips

Pecinta alam dan keanekaragaman hayati wajib singgah di tempat ini. Di dalam taman nasional ini, ada 35 jenis mamalia dan 190 jenis burung yang bisa ditemui. Beberapa satwa yang paling sering terlihat merupakan bekantan, orangutan, bajing tanah bergaris empat, kijang, beruang madu, beruk, klampiau, kukang, rangkong badak, kancil, ayam hutan, enggang gading, buaya siam, kura-kura gading, dan penyu tempayan. Salah satu binatang paling langka dan sulit untuk dilihat ialah tupai kenari.

Transportasi

Untuk menuju tempat ini, Anda bisa menggunakan penerbangan dari Pontianak ke Ketapang yang memakan waktu di udara sekitar satu setengah jam, lalu lanjutkan perkalanan ke Sukadana dengan kendaraan bermotor selama 4 jam. Naiki speed boat dari Pontianak ke Teluk Batang selama 4 jam. (IMS)
Tuesday, 11 March 2014
Monumen Khatulistiwa: Ketika Bayang-bayang Sejajar dengan Badan

Monumen Khatulistiwa: Ketika Bayang-bayang Sejajar dengan Badan

Ulasan Umum

Bagian dalam Monumen Khatulistiwa (sumber: travel.detik.com)

Monumen Khatulistiwa sebelum direnovasi (sumber: id.wikipedia.org)
Di dunia ini, hanya 12 negara yang dinyatakan berdiri langsung di atas garis Khatulistiwa. Dua kota kemudian berada di 12 negara tersebut, dan satunya berdiri di bagian tepat garis katulistiwa dan menjadi titik pemisah antara bumi sebelah utara dan selatan. Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat memiliki keistimewaan tersebut, menjadi satu kota di dunia yang berdiri langsung di atas garis Khatulistiwa. Hal ini telah menjadi keistimewaan tersendiri dari kota ini, dan menjadi berita untuk dunia lain tanpa harus melalui konvensi tertentu.

Bila Anda berkunjung ke Pontianak, jangan lupa mengunjungi monumen khatulistiwa yang dibangun secara spesial untuk menandakan kekhususannya. Monumen ini Khatulistiwa pada saat awal telah dibuat dari kayu ulin berjumlah empat pilar, dan didapatkan dari daerah dengan didirikan secara stabil di tanah. Titik penanda khatulistiwa ini pada tahun 1930 masuk ke catatan bola dunia.

Akomodasi

Di sekitar kota Pontianak, Anda bisa memilih penginapan yang cocok dengan variasi pilihan yang beragam pula.

Tips

Titik kulminasi dari sinar matahari terjadi dua kali setahun di tempat ini, yakni pada saat Vernal Equinox (21-23 Maret), dan Equinox (September 21-23). Pengunjung yang bisa datang pada saat ini bisa menyaksikan keajaiban alam ini dengan durasi selama lima menit.

Transportasi

Untuk menuju tempat ini, gunakan taksi, mobil sewaan, angkutan umum, mobil pribadi, atau lainnya, dari Pontianak ke kabupaten Siantan. Anda akan menyeberangi Sungai Landak, dan monumen ini terletak sekitar 5 kilometer dari ujung utara kota tersebut. Anda akan menghabiskan waktu 30 sampai 40 menit untuk menuju tempat ini dikarenakan lalu lintas yang cukup padat.

Kegiatan

Bila berkunjung ke tempat ini, jangan lupa mengabadikan momen di mana bayangan badan langsung berada di bawah Anda sendiri. Anda tidak akan bisa melihat bayangan diri sendiri bila berada di zona titik tersebut. Tersedia berbagai souvenir yang bisa Anda beli di museum sebagai buah tangan hasil kunjungan nantinya. (IMS)
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2014 Jelajah Tempat Wisata All Right Reserved